Penyakit pada tanaman Cengkeh dan Penanganannya

penyakit tanaman cengkeh, bibit cengkeh, budidaya cengkeh, buah cengkeh, biji cengkehbibitdurian.masandry.com – Seperti manusia, tanaman juga tidak luput dari berbagai macam penyakit. Penyakit-penyakit tanaman tersebut dapat menyebabkan kecacatan fisik, penurunan kualitas buah, dan kematian pada tanaman tersebut. Ada berbagai jenis penyakit yang biasanya menyerang tanaman cengkeh kita. Namun hal tersebut tidak akan menjadi masalah jika kita tahu cara-cara mengatasinya. Berikut ini adalah beberapa tips dan cara menangani penyakit pada tanaman Cengkeh.

A. Kutu daun ( Coccus viridis )
Bagian yang diserang adalah ranting muda, daun muda. Gejalanya biasanya berupa pertumbuhan yang dihisapnya akan terhenti misal ranting mengering, daun dan bunga kering dan rontok. Pencegahan gunakan PENTANA + AERO 810 atau Natural BVR

B. Penggerek ranting/batang ( Xyleborus sp )
Bagian yang diserang biasanya pada bagian ranting/batang. Gejalanya berupa liang gerekan berupa lubang kecil, serangan hebat menyebabkan ranting / batang menjadi rapuh dan mudah patah.Pengendalian dapat dilakukan dengan memangkas ranting/batang yang terserang, pencegahan gunakan PESTONA atau Natural BVR.

C. Kepik Helopeltis ( Helopeltis sp )
Bagian yang diserang biasanya bagian pucuk atau daun muda. Gejalanya biasanya berupa pucuk akan mati dan daun muda berguguran.Pencegahan dapat dilakukan dengan menyemprotkan Natural BVR atau PESTONA.

D. Penyakit mati bujang ( bakteri Xylemlimited bacterium ).
Bagian yang terserang adalah perakaran serta ranting-ranting muda. Gejalanya berupa matinya ranting pada ujung-ujung tanaman.Gugurnya daun diikuti dengan matinya ranting secara bersamaan. Pengendalian dilakukan dengan pengaturan drainase yang baik, penggemburan tanah, pencegahan kocorkan POC NASA + HORMONIK + NATURAL GLIO.

E. Penyakit busuk akar (Pytium rhizoctonia dan Phytopthora ).
Bagian yang diserang adalah  perakaran. Gejalanya biasanya terjadi pada pembibitan tanaman mati secara tiba-tiba, pada tanaman dewasa daun mengering mulai dari ranting bagian bawah. Pengendalian nya, bila serangan telah ganas maka tanaman yang terserang dibongkar dan dimusnahkan, lubang bekas tanaman berikan tepung belerang 200 gr secara merata, isolasi tanaman atau daerah yang terserang dengan membuat saluran isolasi, perbaiki drainase, gunakan Natural GLIO pada awal penanaman untuk pencegahan.

Jika pengendalian hama dan penyakit menggunakan pestisida alami belum berhasil secara maksimal, dapat digunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata Pembasah.

Guna mencegah serangan-serangan hama yang merugikan ini, bibitnya haruslah mempunyai mutu yang berkualitas. Karena jika menggunakan bibit yang asal-asalan maka hama dan penyakit tanaman akan mudah menjangkiti tanaman kita. Maka dari itu, kami berusaha memahami anda dengan menyediakan bibit dan biji yang berkualitas. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pemesanan bibit dan biji dapat menghubungi kontak yang tersedia

Leave a comment

Your email address will not be published.

*